
Briefing class adalah sesi pengarahan/penjelasan singkat yang dilakukan sebelum kegiatan dimulai (seperti kelas, praktik, atau ujian) untuk menyampaikan informasi penting, arahan, aturan, tujuan, dan motivasi secara ringkas kepada peserta agar semua memahami tugas, prosedur, dan standar yang harus diikuti, sehingga kegiatan berjalan lancar, tertib, dan sesuai target. Ini membantu menyamakan persepsi, mencegah miskomunikasi, dan meningkatkan kesiapan peserta.
Tujuan Briefing:
- Memberi Informasi: Menyampaikan detail teknis, prosedur, jadwal, atau aturan baru.
- Menyamakan Persepsi: Memastikan semua peserta memiliki pemahaman yang sama tentang tujuan dan cara kerja.
- Meningkatkan Kesiapan: Mempersiapkan peserta secara administratif dan teknis untuk kegiatan mendatang (misalnya, ujian atau praktik).
- Memberi Motivasi: Membangkitkan semangat dan rasa kebersamaan tim.
- Mencegah Masalah: Mengingatkan tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) atau potensi risiko.
Karakteristik Briefing:
- Singkat dan Padat: Berdurasi pendek (5-30 menit), fokus pada poin-poin penting.
- Langsung ke Inti: Informasi spesifik dan langsung bisa diterapkan.
- Dua Arah (Terkadang): Memungkinkan peserta bertanya dan memberi umpan balik.
Contoh Penerapan:
- Sebelum Ujian: Penjelasan teknis pelaksanaan ujian CBT.
- Sebelum Praktik: Penguatan materi dan K3 untuk praktik pengelasan.
- Awal Hari Kerja/Sekolah: Menyampaikan arahan dan motivasi harian/tahunan.
Intinya, briefing adalah komunikasi efisien untuk memastikan semua orang berada di “jalur yang sama” sebelum memulai pekerjaan atau aktivitas penting.
Jadi, sudahkah kalian melakukannya setiap awal kegiatan secara bersama-sama? jika belum, ayo lakukan! dan rasakan dampak positifnya.





