
A. DALIL (BASIS SANTRI)
Doa ini merupakan doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW dan telah diriwayatkan dalam beberapa kitab hadis, antara lain:
- Riwayat Ahmad bin Hanbal dalam Musnad Ahmad (Juz 4, hal. 145) dan Abu Dawud dalam Sunan Abu Dawud (Kitab Adab, Bab Doa untuk Memohon Kemudahan). Diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: “Sesungguhnya Allah tidak menyukai seseorang yang kasar dan keras hati. Oleh karena itu, jagalah kesederhanaan dan kemudahan dalam segala hal, dan jauhkanlah kesukaran dan kesusahan. Dan ucapkanlah: ‘Allahumma laa sahla illa maa ja’altahu sahlaa, wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahlaa'”.
- Riwayat At-Tirmidzi dalam Jami’ At-Tirmidzi (Kitab Adab, Bab tentang Doa Memohon Kemudahan) dengan sanad yang shahih (sahih hasan). Dalam riwayat ini disebutkan bahwa doa ini dianjurkan ketika menghadapi kesulitan dalam urusan apapun, termasuk dalam berpikir, bekerja, atau menjalankan ibadah.
B. TEKS DOA DAN ARTI
- Arab: ุงููููููู ูู ูุงู ุณููููู ุฅููุงูู ู ูุง ุฌูุนูููุชููู ุณููููุงู ููุฃูููุชู ุชูุฌูุนููู ุงููุญูุฒููู ุฅูุฐูุง ุดูุฆูุชู ุณููููุงู
- Latin: Allahumma laa sahla illa maa ja’altahu sahlaa, wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahlaa
- Arti: “Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. Dan Engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah”.
C. PENJELASAN RINCI
1. Makna Kata per Kata
- “Allahumma”: Ya Allah (panggilan kepada Allah SWT dengan penuh rasa cinta dan harapan)
- “Laa sahla”: Tidak ada kemudahan
- “Illa maa ja’altahu sahlaa”: Kecuali apa yang Engkau jadikan mudah
- “Wa anta”: Dan Engkau
- “Taj’alul hazna”: Engkau menjadikan kesedihan/kesulitan
- “Idza syi’ta sahlaa”: Jika Engkau kehendaki, pasti akan menjadi mudah
2. Pesan Utama Doa
- Mengakui Kekuasaan Mutlak Allah: Doa ini menunjukkan bahwa segala sesuatu di alam semesta berada dalam kekuasaan Allah SWT. Tidak ada yang mudah atau sulit secara mutlak, melainkan tergantung kehendak-Nya.
- Menolak Kesukaran yang Tidak Perlu: Nabi SAW mengajarkan untuk menghindari membuat kesulitan sendiri atau menyulitkan orang lain, karena Allah menyukai kesederhanaan dan kemudahan.
- Memohon Bantuan dalam Segala Urusan: Baik dalam urusan duniawi (seperti berpikir untuk menyelesaikan masalah, bekerja, belajar) maupun urusan ukhrawi (seperti menjalankan ibadah), kita bisa memohon agar Allah menjadikan segala sesuatu mudah.
- Menghadapi Kesulitan dengan Kesabaran: Jika kita menghadapi kesulitan, doa ini mengingatkan bahwa Allah memiliki kekuasaan untuk menjadikannya mudah kapan saja jika Dia kehendaki.
3. Saat Khusus Membaca Doa Ini
- Saat menghadapi kesulitan dalam berpikir atau menyelesaikan masalah.
- Ketika merasa terbebani dengan urusan pekerjaan, sekolah, atau keluarga.
- Sebelum memulai aktivitas yang dianggap sulit.
- Saat merasa kesusahan dalam menjalankan ibadah atau mengikuti ajaran agama.
- Juga bisa dibaca untuk memohon agar Allah menjadikan segala urusan kita berjalan dengan mudah.
4. Keutamaan Doa Ini
- Diajarkan Langsung oleh Nabi SAW: Jadi memiliki keutamaan khusus karena merupakan sunnah dari Rasulullah.
- Membantu Menenangkan Hati: Dengan mengakui bahwa segala sesuatu berada dalam kekuasaan Allah, hati akan menjadi lebih tenang dan tidak mudah panik saat menghadapi kesulitan.
- Menguatkan Iman: Doa ini mengajarkan kita untuk bergantung sepenuhnya pada Allah dan yakin bahwa Dia akan memberikan jalan keluar bagi hambanya yang beriman.
- Menjadikan Urusan Lebih Mudah: Banyak orang yang merasakan manfaat setelah membaca doa ini, di mana urusan yang dulunya sulit menjadi lebih mudah dengan izin Allah.
Mari amalkan doa ini saat menghadapi kesulitan dalam hal apapun, dan yakini dengan keyakinan mendalam pasti akan dikabulkan.
Views: 159





